Foto: Ist
PERJALANAN kompetisi juara Premier League musim 2011/2012 sudah berlangsung separuh musim. Namun, sepertinya perebutan gelar juara hanya menempatkan dua tim saja Manchester United dan Manchester City.
Ya, ambisi United untuk merebut gelar juara Premier League untuk ke-20 kalinya ternyata mendapatkan perlawanan sengit dari tim sekota City. Awalnya, banyak yang memprediksikan Setan Merah akan dengan mudah mempertahankan gelar juara milik mereka.
Namun, The Citizens membuat sedikit kejutan pada awal musim. Skuad Roberto Mancini ini mampu memimpin klasemen setelah menghancurkan United dengan skor 6-1 di Old Trafford, yang terkenal angker bagi tim tamu. Sejak saat itu, penampilan Vincent Kompany dkk terus stabil dan memimpin klasemen hingga akhir tahun 2011.
Konsistensi permainan sepertinya menjadi kunci tim dalam menjuarai Premier League pada musim ini. Jika City mampu mempertahankan konsistensi permainan, maka peluang The Citizens untuk merebut gelar juara dari tangan United sangat terbuka lebar. Tapi, dalam hal ini, skuad sir Alex Ferguson sepertinya lebih pengalaman ketimbang Ciy.
Bagaimana dengan peluang tim lain seperti Tottenham Hotspur, Chelsea, Arsenal dan Liverpool? Bukan maksud mengecilkan tim lain, namun peluang mereka untuk bersaing dengan duo Manchester dalam memperebutkan gelar juara sepertinya sangat berat sekali.
Jika dilihat dari penampilan Spurs, maka kesempatan skuad Harry Redknapp untuk bersaing memperebutkan gelar juara cukup terbuka. Sementara Chelsea, Arsenal dan Liverpool, dengan banyaknya kekalahan yang mereka terima, maka peluang untuk menjadi juara boleh dibilang sangat tipis.
Lantas, siapakah yang akan menemani United dan City ke Liga Champions tahun depan? Well, sepertinya posisi The Big Four yang biasa didominasi oleh United, Arsenal, Chelsea dan Liverpool dalam beberapa tahun terakhir sepertinya kembali akan berubah. Untuk tahun ini, perebutan empat besar juga akan sangat sengit.
Tahun lalu, empat besar dikuasai oleh United, Chelsea, City dan Arsenal. Bagaimana dengan sekarang? Seperti halnya dua tahun lalu, kesempatan Spurs untuk kembali masuk ke deretan empat besar sangat terbuka.
Asalkan, Gareth Bale dkk tetap bermain konsisten hingga akhir musim. Spurs akan menggantikan posisi salah satu dari Chelsea, Arsenal dan Liverpool, yang sejak awal musim bermain tidak konsisten.
Perebutan Gelar Top Skor
Bagaimana perebutan gelar top skor? Untuk sementara ini, Robin Van Persie yang sudah mencetak 17 gol, sepertinya masih pantas dijagokan untuk merebut gelar individu ini. Syaratnya, permainan penyerang andalan Arsenal ini tetap konsisten dan tidak mengalami cedera panjang seperti tahun ini.
Pesaing terberat Van Persie sepertinya akan datang dari dua bomber kenamaan Wayne Rooney dan Sergio Aguero. Aguero berhasil menceploskan 14 gol, sedangkan Rooney ada di angka 13 gol. Sedangkan kejutan akan datang dari Demba Ba, yang juga sudah menghasilkan 14 gol pada musim ini.
(mbs)